Posted by : L-Ryuichi Kenta Minggu, 04 November 2012

Final Fantasy VII


Ini adalah salah satu sekuel game dari keluarga besar Final Fantasy yang sampe sekarang masih pengen gw maenin.

Final Fantasy VII (ファイナルファンタジーVII ,Fainaru Fantajī Sebun?) adalah sebuah permainan peran konsol yang dirilis oleh Square Co., Ltd. (sekarang Square Enix) pada tahun 1997 dan disutradarai oleh Yoshinori Kitase. Ia adalah permainan pertama dalam seri Final Fantasy yang diproduksi untuk konsol permainan Sony PlayStation dan merupakan permainan pertama dalam seri ini yang diadaptasi untuk dapat dimainkan di komputer pribadi berbasis Microsoft Windows, dan permainan pertama sejak Final Fantasy NES yang dirilis dengan judul yang sama baik untuk Jepang dan Amerika Utara. Selain itu, ini adalah seri Final Fantasy pertama yang menggunakan CGI, dengan karakter-karakter yang dirender penuh dan latar belakang yang diprarender.

Bagian Awal Cerita

Permainan ini bermula dari sebuah karakter protagonis, Cloud Strife, bergabung dengan organisasi anti-Shinra yakni AVALANCHE dimana organisasi ini sedang akan menyerang salah satu dari reaktor Mako yang mengelilingi kota Midgar. Reaktor Mako berhasil mereka hancurkan dan mereka segera kembali kemarkasnya dimana dalam perjalanan ini Cloud bertemu dengan Aeris Gainsborough, seorang wanita penjual bunga. Saat AVALANCHE melakukan misi berikutnya, mereka terperangkap oleh Presiden Shinra dimana mako reaktor tersebut ternyata dijaga oleh sebuah robot. Walaupun mereka berhasil mengalahkan robot tersebut, Cloud yang belum sempat untuk keluar dari reaktor terlempar dari tingkat atas Midgar akibat ledakan reaktor, dari tingkat atas Midgar Cloud terlempar sampai kepada bagian slum dibawah dan jatuh disebuah gereja pada Sektor 5, dia terjatuh diatas bunga-bunga dan tidak terluka parah. Digereja inilah Cloud mengenal Aeris. Aeris meminta Cloud bekerja sebagai penjaga dirinya dimana akhirnya Cloud setuju dan dalam seketika itu mereka berdua kedatangan tamu yakni, para Turk yang berasal dari Shinra dimana para Turk tersebut diperintahkan untuk menangkap Aeris.

Setelah pertarungan selesai, Aeris dengan senang hati menunjuk jalan menuju Sektor 7 (markas AVALANCHE). Saat diperjalanan Aeris berbicara bahwa pacar pertamanya adalah SOLDIER kelas satu sama seperti Cloud dulu. Tiba-tiba dalam perjalanan Aeris dan Cloud melihat Tifa masuk kedalam Wall Market, sebuah area pada Sektor 6 yang dikenal sebagai tempat aktivitas para kriminal. Mereka mengikuti Tifa sampai akhirnya mereka menyusup masuk kedalam rumah bos kriminal Don Corneo dan menemukan berita mengagetkan yaitu Shinra telah mengetahui markas AVALANCHE dan berencana untuk menghancurkan Sector 7. AVALANCHE yang mendengar berita itu tidak bisa tinggal diam dan mencoba menggagalkan rencana tersebut namun Shinra akhirnya berhasil menghancurkan Sektor 7, banyak para penduduk Sektor 7 yang meninggal termasuk 3 anggota AVALANCHE. Tidak lama setelah itu para Turk berhasil menangkap Aeris, dimana setelah kejadian itu diketahui bahwa Aeris adalah manusia terakhir yang bertahan hidup dari bangsa kuno bernama "Cetra". Presiden Shinra percaya bahwa Aeris dapat menunjukkan jalan menuju daerah impian yang dikenal sebagai "Promised Land", daerah yang mempunyai banyak energi mako dan Shinra bertujuan untuk mengambil energi tersebut.

Sebagai anggota tersisa dari AVALANCHE, Tifa, Barret, dan Cloud menyusup kedalam markas utama Shinra untuk menyelamatkan Aeris. Setelah berhasil menyelmatkan Aeris, mereka bertemu dengan Red XIII yang akhirnya bergabung dengan grup. Saat mereka akan melarikan diri dari markas Shinra, mereka menemukan para pekerja, termasuk Presiden Shinra, dibantai. Cloud melihat luka yang terdapat pada Presiden Shinra dan mengetahui bahwa pembantainya adalah SOLDIER bernama Sephiroth yang diduga hidup kembali. Pekerja yang ditemukan masih hidup dalam keadaan sekarat memberitahui Cloud dan yang lain bahwa dia melihat Sephiroth membunuh presiden serta berbicara bahwa dia tidak akan pernah mengijinkan Shinra untuk mendapatkan Promised Land. Cloud dan yang lain juga mengetahui bahwa kepala dari sebuah makhluk bernama "Jenova" menghilang dari bangunan fasilitas riset.

Setelah kejadian itu Shinra dipimpin oleh Rufus, anak dari Presiden Shinra, sedangkan AVANLACHE sekarang mengejar Sephiroth karena takut akan tujuan penggunaan dari Promised Land yang akan lebih membahayakan daripada tujuan Shinra. Dalam pengejaran ini beberapa orang mauk kedalam grup yakni, Yuffie Kisaragi, Cait Sith, Cid Highwind, dan Vincent Valentine. Saat perjalanan berlanjut, setiap anggota grup mengalami konflik tentang masa lalunya. Tidak lama setelah itu akhirnya rencana Sephiroth terbuka, rencananya adalah menggunakan "Meteor" untuk melukai planet ini separah mungkin, sehingga Lifestream yang berada dalamnya akan berkumpul pada luka tersebut untuk menyembuhkan luka itu. Sebelum Lifestream berkumpul Sephiroth berencana untuk masuk pada retakan-retakan luka tersebut, Sephiroth berencana untuk bergabung dengan seluruh energi di planet yang membuatnya mendapatkan kekuatan dewa. Untuk mencegah itu AVALANCHE berencana untuk mengambil Black Materia yang diperlukan untuk mengaktifkan Meteor, tetapi Sephiroth mengeluarkan kekuatan misterius yang membuat dirinya menguasai Cloud untuk mengaktifkan Black Materia.

Aeris, yang takut akan keinginan Sephiroth untuk menggunakan Meteor, sudah mengerti banyak tentang darah yang mengalir pada tubuhnya dari seorang profesor di Cosmo Canyon serta telah mendapatkan ingatan dari para pendahulunya di kuil Cetra. Ia memutuskan untuk menghentikan Sephiroth seorang diri. AVALANCHE yang khawatir akan hal itu terus mengikuti Aeris hingga akhirnya mereka tiba di kota kuno Cetra. Setelah mereka menemukan Aeris yang sedang berdoa untuk planet, Sephiroth yang tidak terlihat keberadaannya mencoba untuk membunuh Aeris dengan mengendalikan Cloud, namun Cloud menolak perintah Sephiroth. Sephiroth akhirnya muncul dan membunuh Aeris. Setelah mengucapkan selamat tinggal terakhir kepada Aeris, para karakter yang tersisa bersatu untuk membunuh Sephiroth dan membalaskan dendam atas kematiannya.

Bagian Tengah Cerita

Setelah kejadian itu, Sephirot mulai membuat Cloud meragukan ingatannya dan membuat Cloud mengetahui bahwa dirinya bukanlah manusia, tetapi dirinya adalah spesimen yang diciptakan dari genetik Jenova yang dibuat oleh Professor Hojo dari Shinra.

Jenova dimana akhirnya para pemain akan diceritakan, adalah sebuah makhluk parasit yang mendarat diplanet kira-kira 2000 tahun yang lalu menggunakan meteor. Akibat dari benturan meteor yang meninggalkan bekas kawah yang besar serta melukai planet, Jenova yang muncul dari kawah bertujuan untuk menyebarkan virus kepada seluruh organisme makhluk hidup diplanet, dimana virus tersebut dapat menyebabkan kegilaan dan membuat makhluk berubah menjadi monster. Korban yang paling banyak terjangkit adalah dari suku Cetra, Jenova menyebarkannya dengan cara menggunakan kemampuannya mimic'nya dimana dia mampu berubah bentuk dan menyamar menjadi sebagai orang Cetra.

Cetra yang berusaha untuk melindungi diri mereka, akhirnya membuat monster raksasa bernama "WEAPONs" atau dalam bahasa Indonesia berarti Senjata, tetapi mayoritas manusia memilih untuk kabur daripada berhadapan dengan Jenova. Sekelompok para orang yang masih hidup dari suku Cetra berjuang melawan Jenova untuk melindungi planet dan berhasil mengalahkan Jenova, serta menyegelnya pada kawah tempat Jenova mendarat. Setelah itu para "WEAPONs" memasuki masa hibernasinya untuk menunggu apabila akan ada ancaman yang kembali mengancam keselamatan planet. Namun jasad Jenova akhirnya ditemukan oleh Professor Gast, seorang penjelajah dari Shinra. Karena mengira bahwa makhluk tersebut adalah makhluk yang berasal dari suku Cetra, Gast akhirnya diberikan kekuasaan untuk melakukan percobaan pembuatan manusia artifisial dengan menggunakan kombinasi sel-sel Jenova dengan janin dari manusia yang tidak lahir untuk menghasilkan seorang Cetra.

5 tahun sebelumnya, Sephiroth mengetahui bahwa dia adalah hasil eksperimen saat dia berada di Nibelheim kota asal Cloud dan Tifa, untuk menjalankan misi. Namun dikarenakan Sephirot yang tidak peduli dengan detil-detil yang berkaitan, dia berkesimpulan bahwa dia adalah seorang dari suku Cetra yang telah diproduksi hanya dari material genetik Jenova. Dengan kemarahan yang luar biasa, Sephirot membakar kota, membunuh semua penduduk Nibelheim dan bertujuan untuk membunuh semua orang didunia yang merupakan keturunan para orang yang tidak ikut membuang dunianya dan tidak ikut melindungi dunia. Menurut Cloud, dia bertemu dengan Sephiroth saat pembantaian tersebut dan setelah itu Sephirot menghilang tanpa jejak lalu diasumsikan mati sampai akhirnya dia muncul kembali digedung Shinra. Saat perjalanan dan sudah sampai pada kawasan kawah utara, Sephiroth memberitahukan Cloud bahwa yang berada di Nibelheim saat itu bukanlah Cloud melainkan seorang SOLDIER kelas 1 dengan rambut hitam. Tifa yang tidak dapat membalas kata-kata tersebut membuat Cloud bingung dan ragu akan keberadaannya, hal tersebut menyebabkan Sephiroth dapat mengeluarkan Meteor, dimana dengan munculnya Meteor maka para "WEAPONs' terbangun dari masa hibernasinya. Dunia berguncang, gempa bumi yang besar, saat itu Cloud akhirnya terpisah dari teman-temannya dan terjatuh kedalam Lifestream.

Bagian Akhir Cerita

Saat meteor yang dipanggil oleh Sephirot semakin dekat dengan dunia, Shinra memfokuskan kinerjanya dalam melindungi para manusia dari para "WEAPONs", yang menganggap bahwa semuanya adalah ancaman untuk dunia. Ditempat lain, AVALANCHE yang mencari Cloud akhirnya menemukan dirinya berada disebuah rumah sakit yang berada pada sebuah pulau tropis, Cloud pada saat ini masih mengalami shok yang berat dan berlaku seperti orang cacat. Para "WEAPONs" yang mulai bergerak dan menghancurkan segalanya menyebabkan pulau kecil tempat AVALANCHE berada hancur berantakan, dimana Cloud dan Tifa jatuh kedalam Lifestream yang berada dibawah pulau tersebut. Disitu Tifa mulai mencoba untuk mengembalikan ingatan Cloud dan mengetahui kebenaran masa lalunya. Walaupun Cloud adalah seorang manusia asli dan berada di Nibelheilm saat pembantaian oleh Sephiroth, namun Cloud bukanlah seorang SOLDIER karena dia tidak berhasil menjadi SOLDIER dan hanya berhasil menjadi sebatas prajurit biasa. Diketahui bahwa SOLDIER dengan rambut hitam yang sebelumnya diingat oleh Cloud adalah Zack, dan dia adalah pacar pertama Aeris. Saat Sephiroth menghancurkan Nibelheim, Zack, Tifa dan Cloud bertarung melawan Sephirot didalam reaktor mako yang berada diNibelheim. Walaupun Tifa dan Zack dikalahkan oleh Sephiroth, Cloud masih terus bertarung hingga akhirnya Cloud dan Sephiroth sama-sama terluka parah. Sephiroth tiba-tiba langsung mengambil kepala Jenova, yang berada didalam reaktor mako tersebut dan melompat kedalam Lifestream.

Setelah kejadian itu, Tifa kembali dengan selamat sampai Midgar, dimana akhirnya dia bergabung dengan AVALANCHE, Cloud dan Zack yang termasuk sebagai para orang yang bertahan hidup dicap oleh Shinra sebagai pengkhianat dengan alasan membantu pembantaian Sephiroth. Profesor Hojo akhirnya menggunakan mereka semua yang bertahan hidup sebagai objek eksperimen, dimana dilakukan eksperimen yang sama dengan yang dilakukan untuk para SOLDIER. Namun dikarenakan Hojo melakukan eksperimen tanpa mempedulikan keadaan mental para objek eksperimen berakibat semua objek eksperimen memasuki status koma kecuali Zack. Hampir 5 tahun kemudian, Zack kabur dari penjara dan membawa Cloud dengannya. Disitulah dimana akhirnya Cloud yang telah diinjeksi sel-sel Jenova membentuk personalitas baru yang salah, dia membentuk dirinya sebagai Zack baik dari sifat, cara bertarung, maupun ingatan tentang kejadian di Nibelheim dan statusnya sebagai SOLDIER kelas satu, tetapi karena hal itu pula Cloud dapat dikuasai oleh Sephiroth. Zack dibunuh oleh tentara Shinra yang mengejarnya diluar Midgar, kejadian ini terjadi sesaat sebelum mulainya permainan. Setelah itu Tifa akhirnya bertemu Cloud yang menggunakan pakaian Zack dan langsung menawari pekerjaan dengan AVALANCHE.

Karakter Utama Final Fantasy VII

Protagonis

* Cloud Strife
* Tifa Lockhart
* Barret Wallace
* Cid Highwind
* Cait Sith
* Aeris Gainsborough
* Yuffie Kisaragi
* Red XIII
* Vincent Valentine

Antagonis

* Turk
o Elena
o Tseng
o Reno
o Rude
* Sephiroth.
* Rufus Shinra

Karakter Pendukung Cerita

* Biggs
* Wedge
* Jessie
* Ibu Aeris
* Ayah Tifa
* Bugenhagen
* JENOVA
* Reeve
* Marlene
* Zack Fair





Compilation of Final Fantasy VII


Berikut adalah daftar dari sekuel Final Fantasy VII sesuai dengan urutan ceritanya (beberapa diantaranya bisa kalian Download) :

[PSP] Crisis Core : Final Fantasy VII (Seven Years Before Main Story)

[Mobile Game] Before Crisis : Final Fantasy VII (Six Years Before Main Story)

[OVA] Last Order : Final Fantasy VII (Scene in Main Story : Disc 2 at Shinra Mansion)

[PS/PC] Final Fantasy VII (Main Story)

[Novel] On the Way to a Smile Novels (Several Months After Main Story)

[OVA] On the Way to a Smile – Episode : Denzel (Short Movie Before Advent Childern)

[CGI] Final Fantasy VII Advent Children (Two Years After Main Story)

[PS2] Dirge of Cerberus : Final Fantasy VII (Three Years After Main Story)

[PS2] Dirge of Cerberus Lost Episode : Final Fantasy VII (Three Years After Main Story)

[OST] Sephiroth's theme song by Nobuo Uematsu - One Winged Angel

Jadi untuk kalian yang belum tahu dengan urutan cerita Final Fantasy VII mungkin ini bisa jadi Referensi. Dan ada sedikit kabar dari Square Enix, bahwa mereka juga akan merilis Final Fantasy VII untuk Platform Playstation 3 dan ini adalah trailer-nya (YouTube).




*Note : Link game Final Fantasy VII adalah untuk Playstation, kalian harus menggunakan Emulator untuk memainkannya (Recommended Emulator is ePSXe 1.7.0).

*Note : Selain game FFVII kalian juga harus coba FFVIII dan FFIX (mungkin akan dimuat di artikel berikutnya tentang FFVIII dan FFXI).







Download Final Fantasy VII Movie


Square Enix Present

Title : Final Fantasy VII : Advent Childern
Running Time : 101 Minutes
Format : AVI
Dubb : English
Subtitle : -

Download Final Fantasy : Advent Childern Part 1 (98 MB)
Download Final Fantasy : Advent Childern Part 2 (98 MB)
Download Final Fantasy : Advent Childern Part 3 (98 MB)
Download Final Fantasy : Advent Childern Part 4 (91 MB)


































Final Fantasy XI - Fans Crying


Artikel ini adalah artikel original dari http://www.williamhenley.com/yang menurut saya sangat menarik untuk dibaca AND VERY FUNNY (for me) yang mungkin salah satu blunder Square Enix juga. Ok, just read it and enjoy.

--------------------------------------------------------------------------------------

Final Fantasy XI was released for the PC in Fall of 2003, and just recently been released for the Playstation 2. As PC gamers are all to aware, there have only been 3 Final Fantasy games released for the PC. Everyone's favorite Final Fantasy game, VII, was extremely buggy when it was first ported to the PC. When it came out, in 1998, most people could not play the game, as it required a 3D accelerator that most people did not have in 1998, and the game was so badly ported, most people preferred to play the Playstation version through one of the numerous Playstation emulators. To this day, I cannot play it because its requirements are not supported by any modern video cards.

Final Fantasy 8 for the PC was much better, with beautiful 3D graphics, an upped polygon count, and beautifully compressed FMVs. For once, Final Fantasy finally played well on the PC. Square had done it, but to many PC gamers dismay, Final Fantasy 9, X, and X-2 were never released for the PC.

Finally, Square has released a new Final Fantasy game for the PC. But does it deliver?

A game to make Final Fantasy Fans cry

First off, Final Fantasy 11 is not your typical Final Fantasy game. There is no definite story. There is no end to the game. And if that does not scare you enough, it is online ONLY. After dishing out $50 for the game, you must then pay $13.95 a month to play the game (although it does come with a free month of play).

Everquest fans should rejoice at this. Final Fantasy fans will probably cry. You have your one character that you create, choose its class, and choose what city to live in. There can be parties formed, but the other characters in your party are controlled by other players. There are monsters you can fight, alone or with a party. And there are little subquests you can run for computer ran characters, but that's it. Literally. And isn't it the stories that made the Final Fantasy series so great?

It gets worse. The system requirements are BEEFY. First is the hard drive space. The game requires 6.5 GIG of hard drive space. Actually the game itself does not require that much, but you MUST install the expansion pack to be able to play the game, and that is 1.3 gig itself. The game took me over an hour to install. And if you think after that you are ready to play the game, you are sadly mistaken. You must download tons of updates. The minimum system requirements say a 56k modem, but on a 3 Mbps Cable modem connection, it took me 3 HOURS to download updates. Thousands of files must be downloaded. If you are unfortunate enough to have a 56k modem, you will cry trying to update the game. Here is a hint of how to spend your time. Book a trip to Las Vegas. Spend your next week packing for the game (still downloading updates). Spend a day at Hover Damn (still downloading updates). Go ahead, spend two weeks in Vegas. You got plenty of time (still downloading updates). Visit the Grand Canyon (still downloading updates). In fact, while you are there, rent a donkey and spend a month or so hiking down into the canyon itself (still downloading updates). Come back up, take a week and go to Disneyland (still downloading updates). Come back home, and if you are lucky, you may be half done, that is, if your ISP hasn't booted you yet.

If the broadband connection is not enough for you, there are other beefy system requirements. Here are the MINIMUM system requirements (if you can live with 1 frame a second).
OS: Windows 98/SE/ME/2000/ XP (XP is recommended)
CPU: Intel Pentium 3 800Mhz (Pentium 4 is recommended by Square. I recommend a 1.5 Ghz Athlon or a 2Ghz Intel. I do NOT recommend playing this game with a Celeron or a Duron)
Memory: 128 meg (Square recommends 256, but if you are running XP, I would recommend a MINIMUM of 512, a gig is good)
Graphics Card: NVidia GeForce with at least 32 meg ram or ATI Radeon 9000 or better (AGP ONLY) (Recommended is NVidia GeForce FX with 64 meg ram. I ran this on a Radeon 9000 Pro with 128 meg of ram, and it was glitchy, and graphics were ugly. The Geforce FX 5200 Ultra with 128 meg of ram handled it better, no graphical glitches, but still fairly low frame rates)
Sound Card: DirectX 8.1 compatible (I recommend a SB Live or better)
Hard drive (Minimum and square recommended is 6 gig, however it was 6.5 gig on my drive)
CD-Rom: 4x or faster (32x or faster recommended. It took over an hour to install on a 7200 RPM hard drive and a 48X CDRom drive)
Internet: 56k or other (broadband recommended)

I ran this mainly on my E-Machine that had a 2200 Athlon XP Processor, I put XP Professional on it, 512 meg ram, onboard sound card, Cox HSI Cable connection, and an ATI Radeon 9000 AGP card with 128 meg of ram, and the game ran like CRAP. Crappy performance though is not the only drawback. The game has been out now two years (in Japan), and there are still game bugs! Walking around town, my camera started spinning uncontrollably. Every time I logged back in, my camera would start doing this. I wrote to Tech Support (it took me four days of hitting automated replies before I finally got in touch with a human), and after that about another week before they were able to fix it. And I am paying for this?!?!

They also fail to tell you how to do simple commands such as open a door. I had to look up the text commands on the card, and shout to everyone to ask how to open a door. I felt so stupid. The game is first person 3D, so moving around town can take a LONG time. Believe it or not, there is a map of the town. Its big. I tried to get out of the town, but by the time I finally got to the gates, I was told it was unsafe to leave without being better equipped. So you will run around town running errands for people to earn money to buy equipment from shops or auction houses, although I have yet to be able to figure out how to even get INTO the auction house. After 25 days of trying to figure the game out, I canceled my subscription so that I would not get charged for this piece of garbage. Too bad I cannot get my $50 back that I wasted for it.

And if the $50 price tag for the PC was not bad enough, they have now released it for the PS2, and it is $100 because you must connect its 40 gig hard drive to your playstation to be able to play it. Playstation fans, a word of warning, if it sucked on the PC, it will not be much better on the PS2.

Square, I cannot beg you enough, please do NOT release anymore multiplayer RPGs, and if you do, PLEASE put a story in and a way to finish the game.

I give this game a sorry 2 out of 5.

--------------------------------------------------------------------------------------









Final Fantasy XIII


Final Fantasy XIII adalah console role-playing video game yang dikembangkan dan dipublikasikan oleh Square Enix untuk PlayStation 3 dan Xbox 360. Dirilis pada tahun 2009 di Jepang dan 2010 di Amerika Utara dan PAL, Final Fantasy XIII adalah seri Final Fantasy ke tiga belas. Game yang memasukkan fast-paced combat, sistem baru untuk menentukan ability yang dikembangkan oleh karakter yang disebut "Crystarium", dan sistem "Paradigm" untuk mengontrol ability yang digunakan karakter. Final Fantasy XIII juga memasukkan elemen dari seri-seri sebelumnya, seperti summon monster, chocobo, dan airship.

Final Fantasy XIII
DeveloperSquare Enix Product Development Division 1
PublisherSquare Enix
DirectorMotomu Toriyama
ProducerYoshinori Kitase
ArtistIsamu Kamikokuryo, Tetsuya Nomura
WriterDaisuke Watanabe, Motomu Toriyama
ComposerMasashi Hamauzu
SeriesFinal Fantasy
EngineCrystal Tools
PlatformPlayStation 3, Xbox 360
GenreRole-playing game
ModeSingle-player

Sinopsis

Game mengambil latar di sebuah dunia fiksi, Cocoon, yang berada dibawah kepemerintahan Santum, yang memerintahkan melenyapkan orang-orang yang diduga kontak dengan Pulse, dunia dibawah Cocoon. Former soldir, Lightning, memulai perlawanannya terhadap pemerintah untuk menyelamatkan adiknya yang dinilai tidak mau menjadi budak "god-like being" dari Pulse, yang membuatnya menjadi musuh untuk Cocoon. Lightning segera bergabung dengan beberapa orang lainnya yang juga di-marked oleh mahluk dari Pulse. Mereka melawan Sanctum ketika mencoba untuk mengetahui kebenaran yang mereka cari dan mengetahui apakah mereka dapat menghindari menjadi monster atau crystal pada akhirnya.

Wallpaper (Click or Open Link in New Tab to Enlarge)











Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Welcome to My Blog

Chat

Popular Post

- Copyright © 2013 Star_Valley -Sword Art Online- Powered by Aincrad - Designed by Heathcliff -